Apa varietas selulosa eter?
Eter selulosa adalah kelompok polimer yang beragam yang berasal dari selulosa, polisakarida alami yang ditemukan pada tanaman. Mereka banyak digunakan di berbagai industri, termasuk konstruksi, obat -obatan, makanan, kosmetik, dan perawatan pribadi, karena sifat unik dan keserbagunaannya. Berikut adalah beberapa varietas selulosa eter yang paling umum:
- Metil selulosa (MC):
- Metil selulosa diproduksi dengan mengobati selulosa dengan metil klorida untuk memperkenalkan gugus metil ke tulang punggung selulosa.
- Larut dalam air dingin dan membentuk solusi yang jernih dan kental.
- MC digunakan sebagai pengental, pengikat, dan penstabil dalam berbagai aplikasi, termasuk bahan konstruksi (misalnya, mortir berbasis semen, plester berbasis gipsum), produk makanan, obat-obatan, dan barang perawatan pribadi.
- Hydroxyethyl cellulose (HEC):
- Hydroxyethyl cellulose disintesis dengan bereaksi selulosa dengan etilen oksida untuk memperkenalkan gugus hidroksietil ke tulang punggung selulosa.
- Larut dalam air dingin dan membentuk solusi yang jernih dan kental dengan sifat retensi air yang sangat baik.
- HEC umumnya digunakan sebagai pengubah pengental, reologi, dan agen pembentuk film dalam cat, perekat, produk perawatan pribadi, dan obat-obatan.
- Hydroxypropyl methyl cellulose (HPMC):
- Hydroxypropyl methyl cellulose diproduksi dengan memperkenalkan gugus hidroksipropil dan metil ke tulang punggung selulosa.
- Ini menunjukkan sifat yang mirip dengan metil selulosa dan hidroksietil selulosa, termasuk kelarutan air, kemampuan pembentukan film, dan retensi air.
- HPMC banyak digunakan dalam bahan konstruksi (misalnya, perekat ubin, render berbasis semen, senyawa level mandiri), serta dalam farmasi, produk makanan, dan barang perawatan pribadi.
- Carboxymethyl cellulose (CMC):
- Carboxymethyl cellulose berasal dari selulosa dengan mengobatinya dengan natrium hidroksida dan asam monokloroasetat untuk memperkenalkan gugus karboksimetil.
- Ini larut dalam air dan membentuk larutan yang jernih dan kental dengan penebalan yang sangat baik, stabilisasi, dan sifat retensi air.
- CMC umumnya digunakan sebagai pengubah pengental, pengikat, dan reologi dalam produk makanan, obat -obatan, tekstil, kertas, dan beberapa bahan konstruksi.
- Etil selulosa (EC):
- Etil selulosa diproduksi dengan bereaksi selulosa dengan etil klorida untuk memperkenalkan gugus etil ke tulang punggung selulosa.
- Ini tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik seperti etanol dan kloroform.
- EC umumnya digunakan sebagai agen pembentuk film, pengikat, dan materi pelapisan dalam farmasi, produk makanan, kosmetik, dan aplikasi industri.
Ini adalah beberapa varietas selulosa eter yang paling umum digunakan, masing -masing menawarkan sifat dan manfaat unik untuk aplikasi yang berbeda. Eter selulosa khusus lainnya juga mungkin ada, disesuaikan dengan persyaratan spesifik di berbagai industri.
Waktu posting: Feb-11-2024